Manfaat Mengikuti Program Guru Penggerak, Bisa Memenuhi Syarat Jadi Kepsek

Dok. Gurudikdas.kemdikbud.go.id/

Salah satu keuntungan menjadi guru penggerak adalah Anda akan menerima sertifikat pelatihan 310 jam mengajar (JP) dan piagam penggerak guru. Salah satu sertifikat ini dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan kepala sekolah.

Pendaftaran program Penggerak Guru ditutup pada 10 Januari 2023 bagi calon peserta Angkatan 10. Penggerak guru Angkatan 10 sebanyak 55.000 guru dari 484 kabupaten.

Pendidikan Guru Penggerak adalah program pelatihan kepemimpinan yang memungkinkan guru menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan online, lokakarya, konferensi, dan pendampingan sambil terus mengajar sebagai guru harian, sebagaimana tercantum di situs web School of Mobilization.

Peserta dalam program Guru Penggerak menerima pendidikan guru penggerak, pengembangan keterampilan, dan lokakarya kolaboratif.

Selama pelatihan dan pendampingan guru penggerak, para peserta mendapat dukungan paket data untuk pelatihan online. Selain itu, selama pelaksanaan pelatihan disepakati biaya transportasi, konsumsi dan akomodasi sesuai kebutuhan sesuai kondisi.

Peserta Program Guru Penggerak juga mendapatkan modul dan materi untuk membimbing mereka selama pelatihan. Dikutip dari laman Dikdas GTK Kemendikbud, manfaat mengikuti penggerak guru adalah sebagai berikut:

Manfaat Mengikuti Guru Penggerak

1. Kembangkan keterampilan dalam lokakarya bersama

Selama 9 bulan, para Calon Penggerak Guru (CGP) mengikuti kursus pelatihan dan lokakarya online bersama. Keberhasilan perkembangan juga diamati dan dievaluasi bersama sampai akhir pelatihan.

2. Menjadi pemimpin pembelajaran yang berpusat pada siswa

Program Guru Penggerak CGP dapat belajar untuk meningkatkan kemampuan mereka sendiri untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dalam hal ini, guru merupakan panutan bagi siswa, mampu memberdayakan dan memotivasi siswanya.

Seorang guru penggerak diharapkan mampu merespon siswa yang beragam yang pada dasarnya unik dan berbeda.

3. Belajar dalam kelompok yang terbimbing, terstruktur dan menyenangkan

CGP belajar mandiri di mana saja, kapan saja di sela-sela tugas mengajar. Meskipun belajar mandiri, CGP dapat belajar secara sistematis. Ada juga kelompok dengan pembimbing dan suasana belajar yang kondusif.

4. Pertukaran pengalaman CGP

Program Guru Penggerak memungkinkan untuk berbagi praktik terbaik dan studi kasus antara CGP selama sesi pelatihan bersama. Guru-guru CGP dari berbagai daerah peserta juga dapat bertukar informasi dan pengalaman selama pelatihan.

5. Kontrol

CGP dilatih dan dibimbing oleh guru praktik dan asisten CGP. Guru dan pendamping ini berasal dari Widyaiswara dan pengawas sekolah yang memenuhi persyaratan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Peran guru CGP adalah mencatat kemajuan guru selama pelatihan daring, memberikan dukungan selama pelatihan, memotivasi CGP dan mendukung hingga akhir pelatihan.

6. Dapatkan komunitas belajar baru

Penggerak Guru memungkinkan terciptanya komunitas belajar baru antara penggerak guru, pelatih dan mentor dengan latar belakang dan pengalaman yang berbeda di bidang yang berbeda. Oleh karena itu, seorang guru yang mepenggerak juga memungkinkan kolaborasi antara guru dan lebih banyak orang.

7. Dapatkan sertifikat dan piagam pelatihan

CGP yang menyelesaikan pelatihan guru penggerak akan menerima Sertifikat Guru Penggerak 310 JP dan Piagam Guru Penggerak sebagai dukungan karir. Salah satu sertifikat tersebut dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan menjadi kepala sekolah.

 

Selengkapnya tentang pendaftaran Guru Penggerak Angkatan 10 bisa dilihat di https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/. Semoga berhasil!


Lebih baru Lebih lama