Kumpulan Puisi Dari Para Penyair Indonesia, Merpati Putih, Terbang Menjatuh

TERBANG MENJATUH

Karya : Beeboo Luphlucky

 


Biarlah ku......

Biar sedetik waktu menjauh menembus desir bayu

Terbang tenang kepak kan sayap bentan melengang

Tuk hamparkan selampai rindu di wajah   langit menderu

Sebagai teguran terhadap mu yang anggun

nan jelita, pun menyapa tanpa jamah


Tanpa gelak tawa yang biasanya bawa ber sanggrah

Yang menggamit suci, terpajang lembut  lugu diri

Kau begitu jeli tentang padaku yang   menyembunyi

Membujuk gigil embun yang menari dipeluk mega

Hingga sayap ku lemah rasa menyudah


Tinggi telusuri tapak terjal tebing angkasa

Menyelalu titis embun hujam sayap ku lumpuh membeku

Dimana bumi menatap tunggu penat mengeringat

Tuk aku jatuh lambai melelah dengan luka merebah

 

JATUH HATI

Karya Tuanz Senja



Jika merindukanmu adalah sebuah kesalahan, maka siapa yang hendak kupersalahkan, bahkan berkali-kali menepis segala debar, tapi nyatanya rindu itu datang tak pernah gentar andaipun engkau tak pernah ada memberi kabar

Aku telah jatuh hati pada matamu yang puisi, bahkan kata-kata yang kutuang adalah seutuhnya tentang segalamu

Menggenggam rasamu serupa memeluk cinta dan luka dalam satu dekap yang sama, di antara titik takdir, nyatanya cinta kita adalah separuh waktu yang memaksa menjadi satu

Dan entah sampai kapan kita kuat untuk bergenggaman, sementara pada punggung waktu kita hanya sepasang kesepian yang memunguti serpihan kerinduan yang berserakan

Kamu ku

Kuharap tetaplah beriringan untuk berjalan, meski semesta nantinya enggan untuk memberi restu atas nama keabadian

 

MERPATI PUTIH

Karya Aditiya



Merpati putih tak pernah ingkar janji...

jika telah sampai pada masa

jika telah tiba saat bersua

dan jika Tuhan benar benar berkehendak

tak mampu kita akan meng elak

 

Hai ...

engkau yang mendebarkanku

tidak kah engkau diam sejenak tanpa mengusikku

pergilah sejauh mataku melemparmu

jangan kembali dengan ujud apapun untkku

 

namun ...

saat benar benar dirimu menjauh

kenapa hatiku menjadi letih seketika?

lunglai tak berdaya tanpa belulang putih

ahh ... rupanya itu sebuah kesalahan tanpa terasa

 

hehe ...

dan ... mari sini

kita duduk bersama lagi

berceritalah tentang setianya sang merpati

yang datang tak pernah ingkar janji

 

HAYATI DI MALAM MINGGU

Karya Andry Maran



 Hayati...

Luntur sudah pengharapan ini

Seketika semuanya membosankan

Jari-jari pun telah beranjak dari tuts

Sekedar menaruh sepotong pesan.

 

Hayati ..

Janganlah engkau termangu

Mengatur jarak menjadi renggang

Tiada tempat untuk mengadu

Atau sekedar basa-basi

Sebab telah lama luka ini menumpuk

Ketika engkau pergi memadu kasih

 

Hayati...

Sengaja hati ini tak bertuan

Terbuka menganga

Supaya lekas sembuh jika dibiarkan begini.

 ....

Tumbang

Semuanya kembali gelap

Gelap ke dalam kata

Tanpa Hayati, si wanita pembunuh rindu.

Malam minggu pembunuh Hayati?

 

Lebih baru Lebih lama