Pengolahan Buah Lindur Untuk Dijadikan Bahan Cemilan Khas Langsa


Artikel oleh : Aulia Hafiza ( KKNT- DR Berbasis Social Media ) Mahasiswi   Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri Langsa ( IAIN Langsa) – Aceh)

Langsa adalah salah satu kota yang berada di provinsi Aceh, Indonesia. Kota Langsa berada kurang lebih 400 km dari kota Banda Aceh. Kota langsa terdapat beberapa wisata salah satunya wisata hutan mangrove. Hutan Mangrove sendiri memiliki fungsi yang sangat besar bagi lingkungan hidup, di antaranya dapat menahan arus air laut yang dapat mengikis daratan pantai, penyerap karbon dioksida dan penghasil oksigen, dan tempat hidup biota laut seperti ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan.

Hutan mangrove merupakan suatu ekosistem yang memiliki berbagai macam tumbuhan   seperti   Rhizophora   apiculata,   Rhyzophora   mucronata, Bruguira cylindrica, Avicennia marina, Avicennia officanalis, Cardia bantamensis, Xylocarpus molucencis, Xylocarpus granatum, dan Bruguera gymnorrhyza (lindur). Tidak hanya dijadikan tempat wisata hutan mangrove dapat dimanfaatkan buahnya yang disebut dengan buah lindur. Buah Lindur memiliki bahan aktif yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Bahan aktif yang terkandung dalam tanaman lindur seperti flavonoid, tannin, fenol, saponin, steroid. Penyebaran buah lindur yaitu di daerah tropis Afrika Selatan dan Timur, Madagaskar, Asia Tenggara dan Selatan (termasuk Indonesia dan negara di kawasan Malaysia), sampai timur Laut Australia, Mikronesia, Polinesia dan Kepulauan Ryukyu. Tanaman lindur (Bruquiera gymnorrhiza) merupakan salah satu jenis mangrove yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan baru, karena spesies ini mengandung karbohidrat yang tinggi. tepung buah lindur mengandung kadar air 11,63%, kadar abu 1,40%, kadar lemak 3,21%, kadar protein 1,85%, dan kadar karbohidrat 86,10%.

Buah lindur sendiri memiliki banyak manfaat seperti menjadi pewarna kain, menjadi obat-obatan dan menjadi sumber pangan salah satunya tepung. Tepung buah lindur dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti moochi, biscuit dan lain-lain. Pemanfaatan buah lindur menjadi tepung didasarkan bahwa buah lindur mengandung karbohidrat yang cukup tinggi sehingga dapat diolah menjadi sumber tepung baru. Buah lindur memiliki rendemen 18.940%, karbohidrat 82.092%, protein 5.597%, lemak 1.797%, amilosa 18.476%, serat kasar 8.701%,abu 1.609%. Buah mangrove jenis lindur   (B. gymnorrhiza)        yang    secara tradisional diolah menjadi kue, dicampurdengan nasi atau dimakan langsung dengan bumbu kelapa.

Momang ( Mochi Mangrove) merupakan inovasi yang dikembangkan oleh mahasiswa bernama Putri Sapryana yang merupakan mahasiswa IAIN Langsa. Mengenai varian, mochi Mangrove sejauh ini baru memiliki varian coklat dan strawberry. Momang dengan isian lumer dark coklat sendiri sebagai peraih Gold Medal dalam Ajang Nasional Start Up Kompetition di Jepara. Mengenai resep mochi khas Langsa. “Cara membuat kue ini memang tidak susah namun tidak juga mudah jika salah mengolah maka hasilnya akan cenderung tidak enak. Ada sejumlah hal yang sedikit banyaknya berpengaruh terhadap kualitas rasa mochi yaitu pemilihan bahan yang segar, hingga cara membuat dan menyajikan nya” kata Putri Sapryana. Momang merupakan mochi yang terbuat dari buah Mangrove jenis lindur yang diolah menjadi tepung pengolahan buah Mangrove jenis lindur sendiri melewati banyak tahapan. Cara membuat penganan mangrove seperti kue dan bolu mangrove prosesnya sama seperti pembuatan penganan pada umumnya.

Namun demikian, sebelum dibuat menjadi penganan, tepung mangrove harus dihilangkan tanin atau zat racun yang terdapat di buah mangrove tersebut. Tanin sendiri harus dibuang karena tanin menimbulkan rasa pahit yang nantinya akan mengurangi kelezatan dari penganan mangrove itu sendiri. Berikut cara pengolahan buah mangrove menjadi tepung mangrove.

Langkah pertama, yaitu Pengupasan. Buah lindur memiliki bentuk silindris dan memiliki kulit buah, oleh karena itu kulit buah lindur harus dikupas karena yang diambil hanyalah daging buahnya saja. Langkah kedua, yaitu Perendaman. Buah lindur yang sudah dikupas selanjutnya direndam didalam air tawar. Dalam perendaman ini, air tawar yang jernih akan berubah warna menjadi kecoklatan. Perendaman dilakukan sampai air tawar tersebut tidak berubah warna. 


Langkah ketiga, yaitu Perebusan. Setelah perendaman, buah lindur selanjutnya direbus kurang lebih selama 10 menit menggunakan campuran air tawar dan abu. Hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan tanin yang terdapat didalam buah mangrove. Langkah keempat, yaitu Penepungan. Buah lindur yang sudah direbus kemudian diparut atau ditepungkan dengan alat penepungan. Langkah selanjutnya, yaitu proses pengolahan penganan yang dilakukan sama seperti pengolahan penganan lainnya. Setelah itu barulah tepung bisa di olah untuk berbagai makanan dan cemilan yang lezat dan kaya akan karbohidrat. Untuk membuat mochi Langsa yakni mencampurkan tepung ngelindur dengan tepung Kanji, kemudian tambahkan air secukupnya dan aduk rata hingga mengental, setelah mengental letakkan adonan tersebut di loyang dan kukus sehingga kurang lebih 10 min. Setelah itu angkat lalu ambil beberapa bagian adonan menggunakan sendok, selanjutnya dibentuk bulat- bulat dan diberi varian dengan isi coklat atau strawberry di dalamnya. Dengan melewati berbagai proses sehingga tersaji lah mochi Mangrove yang lembut dan manis khas Langsa.

1 Komentar

Lebih baru Lebih lama